Upaya tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses jalan agar dapat dilalui kendaraan roda dua hingga roda enam. Namun, kendaraan roda delapan ke atas masih belum dapat melintasi lokasi karena material longsor masih menumpuk di badan jalan.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan, Polsek Nangapanda mengarahkan kendaraan roda empat ke atas yang hendak menuju Mbay, Kabupaten Nagekeo, agar menggunakan jalur alternatif Puukungu-Maukaro.
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, Polsek Nangapanda juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Nangapanda, Pemerintah Desa Ondorea, serta pihak satuan kerja jalan untuk mempercepat penanganan longsor.
“Kami juga berkoordinasi dengan pemilik alat berat guna membantu memindahkan material batu yang menutupi jalan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi tanah yang labil, kemiringan tebing sekitar 30 derajat, serta belum adanya tembok penahan tanah di lokasi disebut sebagai faktor yang meningkatkan risiko longsor. Potensi gempa susulan dan cuaca ekstrem juga perlu diwaspadai karena dapat memicu longsor lanjutan di wilayah Kecamatan Nangapanda.













