Ia menambahkan, Pancasila sudah menjadi perekat dan juga sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan yang mesti diaplikasikan dalam kehidupan.
“Kita harus memberi mengapresiasi kepada anggota MPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat yang terus menggagaskan kegiatan ini dan menghadirkan narasumber di daerah ini yang paham dengan karakteristik masyarakat lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemateri kedua dari Aktivis LSM John Thomas Ire mengangkat tentang empat pilar dalam konteks generasi Z. Saat ini media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi generasi Z. Media sosial saat ini bisa menjadi madu dan racun. Menjadi madu jika pengguna menggunakan untuk kepentingan positif, menjadi racun jika salah dimanfaatkan.
Ia menjelaskan, ketergantungan pada alat teknologi sudah sangat tinggi yang akan melemahkan memori. Generasi Z yang dihadiahkan banyak kemudahan tetapi juga ada tantangannya.
“Kita ajak generasi Z saat ini menghadapi perkembangan media sosial dengan literasi digital. Selain itu cakap bermedia digital atau berbudaya dalam bermedia sosial,” ungkapnya.
Pemateri Ketiga Budayawan Ende, Petrus Fi dalam materinya mengajak peserta melihat 4 pilar dari perspektif budaya lokal. Dikatakannya di Ende kekuatan bersama untuk membangun daerah ini yaitu kekuatan tiga tungku, adat, pemerintah dan agama.













