”Akses jalan ini sangat krusial karena merupakan jalur utama menuju tempat peristirahatan terakhir bagi umat di Paroki Onekore dan Puurere. Kita bersyukur Bapak Bupati memberikan perhatian serius terhadap usulan ini,” ungkap pihak yang mengawal aspirasi tersebut.
Keputusan Bupati Ende untuk segera mengintervensi pengerjaan jalan Ae Bambu pada APBD Perubahan 2026 mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari warga serta tokoh masyarakat setempat. Langkah cepat Bupati dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin dalam mendengar dan mengeksekusi kebutuhan mendasar masyarakat.
Dengan masuknya perbaikan akses Ae Bambu ke dalam rencana kerja anggaran perubahan tahun ini, warga berharap proses administratif hingga pengerjaan fisik di lapangan dapat berjalan lancar sehingga jalur tersebut segera nyaman dan aman saat dilintasi.













