Pada kesempatan itu, Kapolsek Wolowaru juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan dihadapkan pada pilkada, dimana riak dari tim sukses maupun bakal calon sudah mulai terasa.
Ia berharap, tokoh adat Embu Leko benar-benar menghimbau masyarakat adatnya untuk mensukseskan pilkada Kabupaten Ende tahun 2024 ini.
“Mari kita pererat silaturahmi dan masyarakat harus diberikan pendidikan politik yang seimbang dan cerdas. Pilkada jangan dijadikan ajang untuk memecah belah apalagi yang berujung pada nuansa SARA. berbeda pilihan itu adalah indah. Sehingga kehadiran kami pada kesempatan ini juga sekaligus sebagai upaya menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat sehingga kamtibmas terjaga dan terkendali,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Tokoh Adat Embu Leko, Fransiskus So mengaku bangga dengan apa yang dilakukan oleh Kapolsek Wolowaru dalam upaya untuk menjaga situasi kamtibmas di Desa Tenda supaya tetap kondusif. Ia mengaku, sampai saat ini situasi di Desa Tenda masih tetap aman.
“Ini semua karena Polsek Wolowaru mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” ungkapnya.
Fransiskus So mendorong supaya semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan proses penyelesaian melalui musyawarah adat yang melibatkan beberapa suku.
Diakhir silaturahmi tersebut, Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku bersama tokoh adat Embu Leko, Fransiskus So foto bersama.













