“Dalam situasi itu, semakin banyak warga datang ke posko meminta bantuan pangan karena ancaman kelaparan nyata di depan mata,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kehadiran bantuan beras CPP dari pemerintah pusat menjadi solusi penting dalam meredakan kekhawatiran masyarakat di tengah krisis pascagempa.
“Di sinilah peran besar pemerintah daerah Kabupaten Nagekeo. Bantuan beras CPP dari pemerintah pusat hadir meredakan kegelisahan,” jelasnya.
Ignasius menambahkan, proses distribusi yang dimulai dari Aesesa Selatan hingga berakhir di Kelurahan Danga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan menjangkau seluruh warga terdampak.
“Jadi penyaluran beras CPP telah mencapai 100 persen ke seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo,” tegasnya.
Secara keseluruhan, total beras CPP yang disalurkan ke seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Nagekeo mencapai 661 ton. Jumlah tersebut tergolong besar dibandingkan daerah terdampak lainnya.
Meski demikian, ia menyebutkan bahwa untuk tahap lanjutan penyaluran masih belum dapat dipastikan. Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.













