RAKYATFLORES.COM | ENDE-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ende langsung merespon cepat keluhan dari aparat desa terkait dengan pembatasan penarikan uang yang hanya sebesar Rp. 2,5 juta per hari di Bank NTT Cabang Ende.
Respon terhadap keluhan tersebut ditunjukkan dengan pertemuan bersama antara Dinas PMD Ende, Bank NTT Cabang Ende, dan perwakilan aparat desa yang juga pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) pusat.
Pertemuan bersama tersebut dilaksanakan di Kantor Bank NTT Cabang Ende, Selasa 16 Juli 2024.
Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Ende, Ida Mitte kepada rakyatflores.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 17 Juli 2024.
Ida mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama, Bank NTT Cabang Ende bersedia untuk migrasi atau peralihan dari jenis tabungan flobamora fleksibel ke tabungan flobamora biasa dengan syarat lainnya ada biaya pengendapan sebesar Rp. 50 ribu dan biaya admin sebesar Rp. 12 ribu sama seperti Bank lainnya.
“Jadi untuk mengantisipasi supaya teman-teman desa bisa secepatnya merealisasikan siltap dan tunjangan maka kita migrasi ke dari tabungan fleksibel ke tabungan flobamora biasa,” ungkapnya.













