Pembangunan jalan tersebut juga dirasa dapat membantu mempercepat akses komoditi unggulan supaya cepat sampai ke pasar seperti ikan dari utara sampai ke pasar di Kota Ende masih dalam keadaan segar kalau akses jalannya bagus.
“Jadi limas ruas jalan ini perlu dituntaskan pembangunannya oleh Pemerintahan Ende Baru, sehingga dapat berkelanjutan sampai dengan mendapatkan benefit dan impact yang positif untuk daerah,” ungkapnya.
Megi menambahkan, pembangunan lima ruas jalan paralel ini baru tuntas dua ruas yakni ruas Maurole-Detukeli dan ruas jalan Puukungu-Orakose- Kamubheka. Masih tersisa tiga ruas jalan lagi yang belum tuntas yaitu Nangaba-Ratesuba-Maukaro.
Selain itu, Megi Sigasare juga menyoroti upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi. Dalam upaya tersebut, pemerintah daerah tidak boleh memberatkan masyarakat dan tidak menghambat serta matikan dunia usaha.
Menurutnya, kota Ende ini cukup dikenal dengan kota dengan biaya hidup yang mahal, bahkan lebih murah tinggal di Kota Kupang, dari pada tinggal di Ende.
“Jadi masyarakat tidak boleh dibebani lagi dengan biaya-biaya yang menyebabkan hidupnya di Ende menjadi mahal dan tidak nyaman,” tegasnya.













