Yosafat menambahkan, bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Tani Merdeka dan Dinas Pertanian Kabupaten Ende. Pihaknya berperan menyampaikan kebutuhan riil petani di lapangan kepada pemerintah pusat.
“Kami menjadi mata dan telinga pemerintah di daerah. Apa yang menjadi kebutuhan petani kami koordinasikan bersama Dinas Pertanian untuk diperjuangkan ke Kementerian Pertanian,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Wesa, Antonius Kota, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku, selama ini pengolahan lahan masih dilakukan secara manual dengan luas terbatas.
“Selama ini kami hanya mampu mengelola dua sampai tiga are. Dengan adanya traktor ini, kami optimistis bisa mengelola lima hingga sepuluh are,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kelompok tani berencana mengembangkan tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran guna meningkatkan pendapatan serta mendukung program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan pantauan, bantuan alsintan tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Jonny Aba, kepada Ketua Tani Merdeka Ende, disaksikan anggota Kelompok Tani Wesa di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Ende.













