Scroll untuk baca artikel
ads

Warga Australia Donasi Korban Letusan Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur

×

Warga Australia Donasi Korban Letusan Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001070969

Menurut imam kelahiran Waibalun, Flores Timur, di Hokeng selain menjadi pemimpin komunitas, Sr Nikolin juga mengurus Rumah Retret Sesabanu. Ia juga bertanggung jawab atas SMP Sanctissima milik SSpS dengan ratusan siswa-siswi, asrama putra dan asrama putri serta poliklinik.

“Minggu sebelum musibah, keluarga dari Bajawa ingin menjemput dia untuk beristirahat sejenak di rumah. Dia menjawab. ‘Kalau saya pergi, siapa mengurus semua anak ini?’ Ternyata dia sendiri mati dalam musibah. Sedangkan semua suster dan anak asrama selamat,” ujar Leo Kleden.

Advertising
ads
Advertising

Leo juga mengatakan, Almarhumah adalah seorang hamba Tuhan yang tangan dan hatinya bersih. Sewaktu bertugas di Ende, Sr Nikolin membereskan keuangan Klinik Bersalin milik SSpS dari korupsi yang dilakukan oleh seorang dokter dan beberapa perawat.

Baca Juga :   Fraksi Golkar DPRD Ende Sesalkan Ketidakhadiran Bupati Yosef Badeoda dalam Rapat Paripurna Hak Interpelasi

“Sewaktu menjadi bendahara yayasan yang mengurus Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante, Maumere, dia membongkar penyalahgunaan uang sekitar 300 juta rupiah. Sewaktu menjadi pemimpin komunitas Larantuka dia lagi-lagi membereskan penyalahgunaan di komunitas ini,” ujar Leo.

Menurut Leo, Sr Nikolin menjalani hidup bakti selama 34 tahun dengan motto: ‘Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau’ (Yoh. 21: 17). Tuhan menjemput kekasihnya dalam tidur dengan pijar batu dari gunung api.

Leo mengaku, ia membayangkan Sr Nikolin menderita selama satu dua detik, lalu menghadap hadirat Tuhan yang mencintai dia dengan kasih yang kekal. Semoga dari tempat damai dan sukacita abadi, ujar Leo, Suster Nikolin mendoakan begitu banyak korban musibah gunung Lewotobi.