“Kita memiliki alam yang sangat banyak dan indah tersebut merupakan pemberian Tuhan yang harus disyukuri. Kita juga memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dan itu adalah warisan leluhur nenek moyang kita yang patut kita jaga, kita lestarikan, dan kita hidupkan,” ujarnya.
Selain memiliki potensi wisata, jelas Alfonsius, Provinsi NTT juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa kaya terutama potensi kuliner, fashion, dan kerajinan termasuk di dalamnya adalah bere (tas anyaman).
Dijelaskannya, salah satu cara mengelola dan mempromosikan semua potensi wisata dan ekonomi kreatif tersebut adalah dengan adanya penyelenggaraan festival seperti yang dilakukan pemda Nagekeo sehingga bisa menarik wisatawan untuk datang ke Kabupaten Nagekeo.
“Festival ini mesti terus menerus dilakukan sehingga bisa menjadi even tahunan. Kami terus mendorong agar festival ini bisa masuk dalam kharisma event nusantara sehingga nantinya bisa menjadi event nasional dan mendapat dukungan penuh dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ungkapnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Nagekeo, Raymundus Nggajo mengungkapkan, Festival One Be 2024 ini mengangkat tema “Kebangkitan Kampung”. Tema ini harus diangkat agar menghidupkan kembali kampung sebagai sebuah peradaban masa lalu.
“Kita memberikan ruang kepada masyarakat untuk menampilkan atraksi budaya yang ada di kampung-kampung supaya disaksikan oleh masyarakat dunia,” ungkapnya.











