RAKYATFLORES.COM | MBAY-Dinas Pangan Daerah Kabupaten Nagekeo menggelar rapat koordinasi (rakor) tim gabungan dengan 13 perangkat daerah atau instansi vertikal di ruang rapat dinas tersebut, Kamis 18 Juli 2024 sekira pukul 10:00 Wita.
Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Pangan Daerah Kabupaten Nagekeo, Yusvina H. Hutmin itu menegaskan ulang kesepahaman akan keterkaitan berbagai pihak dan sektor dengan kondisi ketahanan pangan daerah, baik langsung maupun tidak langsung.
Gambaran komprehensif akan hal tersebut tertuang dalam selembar peta komposit yang disebut dengan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerbaility Atlas (FSVA).
Kepala Dinas Pangan Daerah Kabupaten Nagekeo, Yusvina H. Hutmin dalam sambutan menjelaskan, FSVA menggambarkan tiga aspek yakni pertama, aspek ketersediaan menggambarkan rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan pangan.
Kedua, aspek keterjangkauan mempertimbangkan persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, proporsi pengeluaran rumah tangga untuk pangan, dan akses listrik, dan ketiga aspek pemanfaatan menggambarkan indikator seperti akses air bersih, dan angka harapan hidup.
“Jadi peta komposit ini menggunakan pola warna seragam dalam gradasi merah dan hijau. Semakin hijau, semakin tahan, semakin merah, semakin rentan,” jelas Yusvina yang menjadi salah satu dari 7 srikandi Nagekeo yang dipercayakan menjadi pejabat tinggi pratama itu.













