Scroll untuk baca artikel
ads

Bangkitkan Kembali Bahasa Daerah, Dinas P dan K Ende Gelar Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu

×

Bangkitkan Kembali Bahasa Daerah, Dinas P dan K Ende Gelar Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001040791

RAKYATFLORES.COM | ENDE-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Ende menggelar festival budaya tunas bahasa ibu. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa SD dan SMP tersebut dilaksanakan di Museum Tenun Ikat, Kamis 24 Oktober 2024.

Sekretaris Panitia, Fransiska M.P Sare dalam laporannya menjelaskan bahwa, festival budaya tunas bahasa ibu khususnya untuk bahasa Ende, Lio dan Nage merupakan kegiatan lanjutan dari program revitalisasi bahasa daerah Ende, Lio, dan Nage bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam hal ini Kantor Bahasa Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Advertising
ads
Advertising

Festival tersebut dilaksanakan dalam rangka perlindungan, pelestarian dan pengembangan bahasa ibu, bahasa Ende, Lio, dan Nage dimana para guru utama SD dan SMP sebanyak 30 sekolah dilatih dan dibimbing selama tiga hari sebagai nara sumber untuk pengimbasan kepada para guru dan peserta didik di Kabupaten Ende.

Baca Juga :   SDI Waturutu Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Kreatif, Termasuk Fashion Show dari Plastik Daur Ulang

Tujuannya untuk melestarikan bahasa ibu khususnya bahasa Ende, Lio dan Nage bagi generasi muda agar dapat mengingat dan menggunakan bahasa ibu, mengantisipasi dampak media sosial yang semakin dominan dalam kehidupan, serta berharap dapat memupuk cinta dan rasa bangga terhadap bahasa ibu, serta membangkitkan kembali kesadaran peserta didik untuk mencintai bahasa ibu bahasa Ende, Lio dan Nage di Kabupaten Ende.

“Kegiatan ini diikuti 31 SD dengan jumlah peserta sebanyak 212 orang, dan 24 SMP dengan peserta sebanyak 294 orang,” jelasnya.

Untuk diketahui, jenis kegiatan festival budaya bahasa ibu antara lain puisi SD dan SMP, stand up comedy SD dan SMP, pidato SD dan SMP, cerita rakyat SD dan SMP, dan tembang tradisi SD dan SMP.