“Integritas adalah landasan dari kepercayaan. Tanpa kepercayaan, pelayanan publik hanyalah formalitas,” Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.
LOMBOK, RAKYATFLORES.COM-Kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik tidak hadir begitu saja. Kepercayaan dibangun melalui proses panjang yang penuh konsistensi dan komitmen. Semangat inilah yang mendorong Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA melaksanakan audit Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 di 14 bandara di kawasan Indonesia Timur, termasuk Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok (LOP) serta kawasan strategis Mandalika.
Audit yang berlangsung pada 25-26 November 2025 ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh layanan kebandarudaraan dijalankan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik suap dalam bentuk apa pun. Langkah ini tidak hanya bertujuan memenuhi standar internasional, tetapi juga menjaga marwah pelayanan publik Indonesia agar tetap profesional dan berintegritas.
Keterlibatan Mandalika dalam audit ini tidak terlepas dari struktur pengelolaannya yang berada di bawah tiga entitas besar, yaitu ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), MGPA (Mandalika Grand Prix Association), dan Injourney sebagai holding pariwisata nasional.













