Presiden FSI, Richard Lim, menyatakan optimismenya. “Kemitraan ini akan mentransformasi kapasitas industri Sabah, memastikan pelaku usaha lokal mampu memenuhi standar global dan bersaing secara internasional,” ungkapnya.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam mengokohkan posisi Sabah dan kawasan Asia Tenggara sebagai pionir dalam pengembangan industri berkelanjutan dan inovasi energi.
Advertising
Advertising
Lewat kepemimpinan dan jejaring internasional Dr (C). Ir. Karolus Karni Lando, MBA, Indonesia turut mengambil bagian dalam panggung strategi energi dan sertifikasi global yang lebih inklusif dan berdampak luas.













