“Anak-anak perlu dirawat dengan empati dan kehadiran nyata, bukan sekadar kurikulum dan angka prestasi. Setiap anak berhak merasa didengar, dilindungi, dan tidak sendirian,” tutup Dipo.
Duka Siswa SD di Ngada, DPR Dorong Evaluasi Sistem Pendampingan Psikososial Anak












