Legislator PKB dari Dapil NTT 1 tersebut juga meminta agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mulai berkolaborasi memikirkan dan merencanakan tantangan-tantangan di masa depan dalam penanganan pasca-banjir, meliputi aspek rehabilitasi mental serta pembangunan-pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
“Tantangan kedepan itu penanganan pasca banjir. Nahh, pemerintah pusat dan daerah itu harus bisa bekerja sama untuk penanganan pasca banjir, misalnya dengan rehabilitasi secara mental, membangun kembali rumah-rumah warga, sekolah, rumah ibadah dan lain-lain yang rusak parah akibat banjir”, papar Dipo.
Lebih lanjut, Dipo juga menggarisbawahi pentingnya perhatian pemerintah terhadap penguatan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, termasuk identifikasi risiko, pembangunan infrastruktur tahan bencana, pengembangan sistem peringatan dini, penyuluhan dan pelatihan masyarakat, serta penguatan koordinasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat.
“Mitigasi bencana tidak hanya soal infrastruktur dan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat dan kesiapsiagaan terhadap bencana,” tutupnya.













