Masyarakat yang Semakin Cerdas Memilih Pemimpin
Terpilihnya pasangan ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia, termasuk di NTT, semakin matang dan cerdas dalam menentukan pemimpin. Sebagai contoh, di Maluku Utara, masyarakat memilih Sharly Djoanda seorang pemimpin Wanita dari minoritas Kristen dan suku Tionghoa, menunjukkan bahwa kapabilitas dan rekam jejak lebih diutamakan daripada latar belakang agama atau etnis.
Hal serupa juga terlihat di Kabupaten Ende, di mana masyarakat memilih Paket DeoDo (Yosef Benediktus Badeoda, SH., MH dan Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes) tanpa mempertimbangkan perbedaan SARA. Bahkan, tim sukses dari berbagai latar belakang kepercayaan bersatu dalam mendukung calon pemimpin yang diyakini mampu memajukan daerah. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan komitmen pada kemajuan adalah prioritas utama masyarakat kita. Mari kita mendukung visi dan misi yang telah diutarakan oleh Paket DeoDo untuk terwujudnya Kabupaten Ende yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan berbasis iman dan budaya Ende Lio Nage Sare Pawe.













