Selamat Datang di Rumah NTT; Jokowi, Rakyat, Adat, dan Persaingan Politik

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260801 221726
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA POS KUPANG AWARD 2025, “ Putra NTT Pelopor Kualitas dan Kepatuhan Internasional".

Penghormatan Adat dan Penganugerahan Gelar Raja Timur

Salah satu momen penting dalam kunjungan Joko Widodo ke Kota Kupang adalah penganugerahan gelar adat kehormatan “Raja Timur” dalam rangkaian kegiatan kebudayaan di kawasan Lai-Lai Besi Kopan, Kota Kupang.

Gelar tersebut dianugerahkan oleh para raja dan pemangku adat dari Pulau Timor melalui prosesi adat yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan itu juga dihadiri oleh masyarakat yang mengenakan berbagai pakaian adat sebagai simbol kekayaan budaya, persatuan, dan penghormatan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Prosesi tersebut melibatkan para raja dan pemangku adat dari berbagai kerajaan di Pulau Timor, antara lain Kerajaan Sonbai, Kerajaan Kupang, Kerajaan Amarasi, Kerajaan Amfoang, Kerajaan Taebenu, Kerajaan Amanuban, Kerajaan Amanatun, Kerajaan Mollo, Kerajaan Belu/Nenuk/Tasifeto, Kerajaan Malaka, serta Kerajaan Insana, Beboki, dan Miomaffo.

Penganugerahan gelar “Raja Timur” kepada Jokowi harus dipahami secara tepat. Gelar tersebut bukan jabatan pemerintahan dan tidak menjadikan Jokowi sebagai penguasa politik atas Pulau Timor, NTT, atau wilayah Indonesia Timur.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version