Angka itu belum mencakup seluruh transfer APBN, Dana Desa, bantuan sosial, belanja kementerian dan lembaga, penataan Labuan Bajo, pelabuhan, bandara, jalan nasional, fasilitas perbatasan, rumah sakit, irigasi, listrik, dan berbagai program pemerintah pusat lainnya.
Tentu tidak berarti seluruh persoalan NTT telah selesai pada masa Jokowi. Kemiskinan, kekeringan, keterbatasan lapangan kerja, mutu pendidikan, kesehatan, stunting, konektivitas antarpulau, dan ketimpangan pembangunan masih menjadi pekerjaan besar.
Namun, masyarakat juga berhak mengingat dan mengakui pembangunan yang mereka rasakan. Menghargai hasil pembangunan tidak berarti menutup mata terhadap kekurangan. Sebaliknya, mengkritik kekurangan juga tidak seharusnya menghapus seluruh pekerjaan yang telah dilakukan.
Agenda Politik PSI
Kunjungan Jokowi ke NTT tidak dapat dilepaskan dari agenda politik PSI. Ia dijadwalkan menghadiri Rakorda PSI serta sejumlah kegiatan yang bertujuan memperkuat organisasi dan semangat para kader.
Dukungan Jokowi mempunyai nilai politik yang besar bagi PSI. Sebagai mantan presiden dua periode, Jokowi mempunyai tingkat pengenalan publik, jaringan politik, pengalaman pemerintahan, serta basis pendukung yang luas. Kehadirannya dapat meningkatkan perhatian masyarakat terhadap PSI dan memperkuat kepercayaan diri para kader menjelang Pemilu 2029.
