Selamat Datang di Rumah NTT; Jokowi, Rakyat, Adat, dan Persaingan Politik

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260801 221726
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA POS KUPANG AWARD 2025, “ Putra NTT Pelopor Kualitas dan Kepatuhan Internasional".

Masyarakat yang datang merupakan gabungan dari banyak kelompok. Ada kader PSI yang hadir karena tanggung jawab organisasi. Ada simpatisan yang datang untuk menunjukkan dukungan politik. Ada masyarakat yang kebetulan sedang mengikuti Car Free Day. Ada pula warga yang sengaja datang karena ingin melihat Jokowi, bersalaman, berfoto, atau mengenang masa ketika beliau masih menjadi presiden.

Tidak semua orang yang datang mempunyai motivasi yang sama. Karena itu, tidak adil apabila seluruh masyarakat yang hadir langsung dicap sebagai massa bayaran.

Orang dapat diundang untuk hadir, tetapi kegembiraan ketika bertemu, usaha menerobos kerumunan untuk berjabat tangan, keinginan meminta swafoto, teriakan spontan, dan ekspresi rasa bangga tidak mudah diciptakan hanya melalui instruksi organisasi.

Apabila ada pihak yang menuduh masyarakat dibayar atau dipaksa, tuduhan tersebut harus disertai bukti. Siapa yang membayar? Siapa yang menerima? Berapa besar pembayarannya? Apakah terdapat ancaman atau pemaksaan? Tanpa bukti, tuduhan tersebut hanya menjadi spekulasi politik yang dapat merendahkan martabat masyarakat NTT.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version