Selain itu, para kepala sekolah juga diminta untuk mendorong lahirnya siswa yang memiliki jiwa kewirausahaan.
Tak hanya itu, Gubernur juga menegaskan bahwa kinerja kepala sekolah akan dievaluasi secara berkala, baik setiap triwulan, semester, maupun tahunan. Kepala sekolah yang dinilai tidak menunjukkan kinerja baik berpotensi untuk diganti.
Para kepala sekolah juga diminta melakukan evaluasi terhadap kinerja guru dan tenaga kependidikan di masing-masing sekolah.
Kedepan, Bob Sina berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan program “Ki Hajar” (Kita Harus Belajar) yang telah digagas sebelumnya. Program ini berfokus pada penerapan jam belajar siswa serta pembatasan penggunaan gadget di rumah, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, orang tua, TNI, dan Polri.
Selain itu, ia juga akan mengimplementasikan visi sekolah yang menekankan kecerdasan berbasis iman dan karakter terpuji. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur terkait pentingnya pembinaan karakter melalui budaya disiplin di lingkungan sekolah.













