Ada banyak hal yang dilakukan komunitas yakni menghadirkan buku bacaan bermutu, mendampingi anak-anak berlajar membaca sesuai level kemampuan, membentuk karakter anak lewat pusat pembinaan dan pengembangan anak (PPA), melakukan bimbel gratis dan banyak hal lain yang telah dilakukan oleh komunitas penggerak literasi di Sumba Tengah.
Tantangan yang masih dihadapi yakni terdapat komunitas yang masih kekurangan buku bacaan bermutu bagi anak-anak, selain itu masih juga terdapat orang tua yang belum mengijinkan anaknya belajar ke komunitas.
Ketua Komunitas Literasi Praingu Belar, Yolaratna M. Kase menyampaikan sharing praktek baik yang dilakukan komunitas literasi praingu belarĀ yakni melakukan test kemampuan membaca anak-anak dengan instrumen yang disiapkan dan mendampingi mereka belajar membaca sesuai level kemampuan anak. Hal ini cukup menolong karena anak didampingi dengan intens sampai bisa dan pindah level kemampuan.
Komunitas juga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dan mendapatkan bantuan buku. Dan saat ini juga sebagai penerima bantuan pemerintah sebesar Rp. 50.000.000.













