“Kita berharap kalian, generasi milenial, memaknai Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik di sekolah, di rumah, maupun dalam percakapan sehari-hari,” ungkap Megi.
Ia juga menyoroti maraknya penggunaan bahasa gaul di kalangan generasi muda. Karena itu, ia berharap Bulan Bahasa menjadi momentum untuk memperkuat penggunaan bahasa Indonesia tanpa melupakan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, Megi mengajak para siswa untuk tidak hanya mengenal dan menghafal teks Sumpah Pemuda, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai persatuan yang terkandung di dalamnya. Ia berharap generasi muda terus menumbuhkan semangat kebangsaan dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai salah satu pemersatu bangsa.













