Georgy dan teman-teman berharap agar kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan dalam hal mengevaluasi kesehatan mental peserta didik di SMAK Langa. Selanjutnya langkah pencegahan bisa dilakukan oleh guru BK, dan semua elemen terkait dengan cara memberikan pendampingan dan mengisi kuisioner agar dapat mengetahui lebih dini mengenai kesehatan mental peserta didik.
“Langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengisi kuisioner, membangun interaksi dengan mereka, memberikan pendampingan dengan menggelar kegiatan yang positif,” jelas Georgy.
Kepala SMAK St. Agustinus Langa, Sr. Antonia Pango mengucapkan terima kasih kepada para dokter Puskesmas Langa yang telah memberikan sosialisasi kesehatan mental kepada 103 peserta didik. Kegiatan ini menurutnya sangat bermanfaat untuk membantu peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan mental.
“Kami berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, mampu mengelola emosi dengan baik, dan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa, tangguh, serta berkarakter. Peserta didik harus terus belajar dan berkembang agar menjadi penerus agama dan bangsa,” ungkap Sr. Antonia.













