Menurutnya, lulusan STKIP Simbiosis selama ini telah mampu diterima di dunia kerja. Bahkan, sebagian alumni tidak hanya mengajar di tingkat SD dan SMP, tetapi juga telah mengajar di jenjang SMA.
Hal tersebut, kata dia, tidak terlepas dari jejaring yang terus dibangun oleh seluruh civitas akademika STKIP Simbiosis.
“Kita berharap kalian semua supaya bisa diterima di tengah masyarakat. Gunakan kompetensi yang telah diterima dan jangan berhenti belajar,” tegasnya.
Alumni Harus Berdampak
Edelbertus menjelaskan, yudisium kali ini mengusung tema “Alumni Berdampak: Ilmiah, Bijaksana, Beriman.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi pesan penting bagi para lulusan agar kehadiran mereka di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata.
Ia menegaskan, menjadi alumni yang berdampak berarti mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat di mana pun mereka berada.
“Berdampak tentu artinya kita harus memberi manfaat bagi orang lain. Ada tiga kata yang menjadi nilai dari kampus ini, yakni ilmiah, bijaksana, dan beriman,” ungkapnya.













