Kepala Desa Lewohedo, Andreas Koten mengatakan, penyerahan tanah 3,5 hektare kepada pemerintah dengan tujuan menjawabi kerinduan masyarakat seluruh pulau Solor.
“Selama ini kami di Pulau Solor ketika sakit harus rujuk ke rumah sakit menggunakan kapal laut ke daratan Flores di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Atau juga ke Maumere dan Kupang. Karena kondisi ektrim kadang cuaca, gelombang laut sehingga menghambat pelayanan kesehatan. Ada juga pasien yang tidak tertolong dan harus meninggal dalam perjalanan,” kata Kades Andreas.
Sementara warga Lewohedo, Gerinus Geroda Koten (52) mengisahkan bahwa kadang situasi dan cuaca buruk sehingga dapat saja menghambat pelayanan kesehatan.
“Ibu hamil kadang melahirkan dalam perjalanan atau meninggal dunia,” sebut Gerinus.











