Scroll untuk baca artikel
ads

Dari Terminal Maumere ke Senayan, Kisah Perjuangan Angelius Wake Kako Saat SMP Jual Koran dan Telur Rebus

×

Dari Terminal Maumere ke Senayan, Kisah Perjuangan Angelius Wake Kako Saat SMP Jual Koran dan Telur Rebus

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260307 WA0008
Senator AWK saat menghadiri acara reuni bersama teman seangkatannya di SMP Negeri 1 Maumere.

Tidak hanya menjual koran, AWK juga berjualan telur rebus di Terminal Maumere setelah pulang sekolah. Aktivitas itu dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dominikus mengatakan, perjuangan sahabatnya itu sangat membekas dalam ingatannya. Ia bahkan masih mengingat kondisi seragam sekolah AWK yang berubah warna akibat aktivitas yang dijalani sepanjang hari.

Advertising
ads
Advertising

“Saya ingat sekali, baju seragamnya yang awalnya putih sampai berubah menjadi kuning karena aktivitasnya yang padat saat itu,” ungkapnya.

Kisah tersebut menjadi gambaran perjalanan hidup seorang anak daerah yang tumbuh dengan kerja keras sejak usia muda. Dari menjual koran dan telur rebus di terminal, kini Angelius Wake Kako dipercaya masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.

Baca Juga :   Bupati Ende Buka Rakorda Penanggulangan Bencana, Tekankan Penguatan Sinergi Pentahelix

Bagi Dominikus, pengalaman masa lalu itu menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan sejak dini dapat membawa seseorang mencapai posisi penting dalam kehidupan.

“Perjuangan itu nyata. Dari Terminal Maumere hingga menjadi senator, itu perjalanan yang tidak mudah,” pungkasnya.