Mantan Anggota DPRD Ende itu mengatakan, persoalan sampah dan keterbatasan anggaran pengadaan TPA yang baru menjadi masalah yang luar biasa (extraordinary) yang harus segera diambil jalan keluar oleh pemerintah dan DPRD Ende.
“Karena ini sifatnya instruksi partai yang lahir dari sebuah mekanisme rapat bersama di DPC, maka kami sangat mengharapkan pimpinan dan anggota fraksi PDIP harus siap terima kondisi ini,” tegasnya.
Herry Gani menegaskan, perintah partai tersebut tidak berarti bahwa DPC PDIP tidak memperhatikan aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui reses di daerah pemilihan masing-masing, tetapi ini berkaitan dengan masalah luar biasa yang mengancam kehidupan bersama.
“Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses itu penting, tapi persoalan sampah ini jauh lebih penting karena mengancam kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Ende ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, apabila persoalan sampah dan pengadaan TPA yang baru tersebut tidak segera ditangani secara serius oleh pemerintah, maka akan ada masalah baru yang akan muncul. Untuk mengatasi masalah tersebut, DPRD Ende diharapkan dapat mengambil langkah cepat dan tepat.













