Scroll untuk baca artikel
ads

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polsek Ndona Panen Perdana Cabai

×

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polsek Ndona Panen Perdana Cabai

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250426 WA0014
Kapolsek Ndona Iptu I Gede Wisna, SH panen perdana cabai di kebun percontohan Polsek Ndona, Jumat 25 April 2025.

RAKYATFLORES.COM | ENDE-Polsek Ndona melakukan panen perdana cabai di Kebun Percontohan mereka yang terletak di Jalan Flores, Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Jumat 25 April 2025.

Panen perdana tersebut dilakukan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Indonesia, Prabowo Subianto khususnya di bidang ketahanan pangan.

Advertising
ads
Advertising

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ndona Iptu I Gede Wisna, SH, Bhabinkamtibmas Desa Nanganesa sebagai polisi penggerak, Aipda Aloysius Djefrianus Pindo, PPL Agustina Nggai, dan perwakilan anggota Kelompok Tani Larici Bertani.

Kapolsek Ndona Iptu I Gede Wisna, SH melalui keterangan tertulis yang diterima rakyatflores.com mengatakan bahwa, sebelum panen perdana, cabai tersebut ditanam pada tanggal 10 Februari 2025 yang lalu diatas lahan seluas 700 meter persegi.

Baca Juga :   Ruas Jalan Pu'ukungu-Maukaro Nyaris Putus, Warga Minta Pemda Ende Segera Perbaiki

Selain ditanami tanaman cabai, diatas lahan seluas ratusan meter persegi itu, pihaknya juga menanam tanaman holtikultura lainnya seperti tomat.

“Hanya menunggu beberapa bulan saja, hari ini akhirnya kita bisa panen perdana cabai bersama dengan anggota kelompok tani di sini,” ungkapnya.

Meski sudah panen perdana, Kapolsek Ndona mengaku ada kendala yang mereka dihadapi ketika menanam tanaman cabai disana. Kendala tersebut yakni terkait saluran irigasi yang dibangun oleh pemerintah tidak berfungsi karena tanggul penahan air di Kelurahan Lokoboko sudah jebol dan belum diperbaiki hingga saat ini.

Akibatnya sebagian besar petani di sekitaran Kelurahan Lokoboko dan di Desa Nanganesa tidak bisa menanam karena ketiadaan air. Hanya sebagian kecil saja yang bercocok tanam dengan mengandalkan mesin pompa air dan beli air tangki.