Scroll untuk baca artikel
ads

Fraksi Perindo Soroti Lima Isu Penting Terhadap Ranperda RPJMD Nagekeo Tahun 2025-2029

×

Fraksi Perindo Soroti Lima Isu Penting Terhadap Ranperda RPJMD Nagekeo Tahun 2025-2029

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
Krem Coklat Ilustrasi Hari Tari Sedunia Konten Twitter 20250704 091935 0000
Dokumen pemandangan umum Fraksi Perindo terhadap ranperda RPJMD Nagekeo tahun 2025-2029.

Elias menyebut, berdasarkan data tahun 2024, terdapat sekitar 283,8 kilometer jalan rusak berat di wilayah Kabupaten Nagekeo, yang tersebar di kawasan perbatasan seperti ruas jalan Olakile-Nagerawe, Alorawe-Boasabi, Nunukono-Aekana, serta jalan dan jembatan di Fateleke-Malapadhu.

“Kondisi jalan seperti ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegas Elias, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Nagekeo.

Advertising
ads
Advertising

Stunting Naik, Fraksi Dorong Strategi Penanganan Komprehensif

Perindo juga menyampaikan keprihatinan terhadap tren peningkatan angka stunting di Kabupaten Nagekeo. Berdasarkan data, prevalensi stunting naik dari 23,80 persen pada tahun 2023 menjadi 24,90 persen di tahun 2024.

Menurut Elias, kasus stunting umumnya menimpa keluarga dengan kondisi ekonomi rendah, sehingga penanganan masalah ini memiliki keterkaitan erat dengan upaya pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Baca Juga :   Polres Mabar Salurkan 150 Paket Sembako kepada Para Janda dan Lansia di Desa Nggorang

“Pemda perlu merancang strategi yang komprehensif dan berkelanjutan dalam RPJMD ini agar lebih fokus pada penguatan penanganan stunting untuk menciptakan generasi Nagekeo yang lebih sehat menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.