Anggota DPRD Ngada Dapil Riung dan Riung barat ini menjelaskan bahwa, segmen jalan ini sangat vital, karena di Desa Ria I ada sekolah SD dan SMP, ada Gereja, serta Pustu. Selain itu lanjut Bosko, Desa Wate dan Desa Ria I merupakan daerah penghasil komoditi kemiri.
“kasihan selama ini, kalau ada ibu hamil yang melahirkan atau ada orang sakit yang mau dirujuk, masyarakat pasrah saja, karena kendaraan tidak ada. Bahkan sampai saat ini tidak ada petugas kesehatan yang ada di Pustu Ria I, karena mungkin kondisi jalan yang rusak membuat petugas tidak betah di sana,” Seru Bosko Ponong yang terus meminta pemerintah untuk segera melakukan penanganan pada dua titik yang kerusakannya sangat berat.
Sementara itu, Kepala Desa Ria I Hironimus Kasa melalui sambungan telephone menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada politisi PAN DPRD Ngada yang sudah tiga kali berkunjung ke Ria I melakukan pemantauan jalan Wate menuju Ria, baik secara kelembagaan komisi maupun secara pribadi.
“Kami dari Desa juga sudah mengirimkan surat kepada pemerintah kabupaten Ngada melalui BPBD Kabupaten Ngada sejak sebulan yang lalu, namun sampai saat ini belum ada tindaklanjut. Dalam kunjungan komisi II ke kantor Desa Ria I, saya bersama masyarakat yang hadir sudah menyampaikan kondisi infrastruktur jalan yang sudah rusak berat. Mudah-mudahan setelah libur idulfitri ini, pemda Ngada bisa menangani kondisi jalan ini,” ungkap kepala Desa Ria I yang sudah menjabat dua periode ini.













