Scroll untuk baca artikel

Komunitas KAHE dan AGHUMI Sukses Pentaskan Karya Berjudul Pantai dan Perihal yang Tak Sempat Kita Bicarakan

×

Komunitas KAHE dan AGHUMI Sukses Pentaskan Karya Berjudul Pantai dan Perihal yang Tak Sempat Kita Bicarakan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250711 WA0017
Komunitas KAHE dan AGHUMI sukses pentaskan karya berjudul Pantai dan Perihal yang Tak Sempat Kita Bicarakan.

MAUMERE, RAKYATFLORES.COM-Komunitas KAHE Maumere berkolaborasi dengan Komunitas AGHUMI Bali mementaskan karya berjudul “Setali Cahaya: Pantai dan Perihal yang Tak Sempat Kita Bicarakan” pada hari Sabtu-Minggu, 12-13 Juli 2025 di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sikka, Jalan El Tari, Kota Maumere.

Karya ini membahas isu di dua konteks berbeda, Maumere dan Bali, perihal kolonialisme dan modernisme yang belakangan jadi isu penting yang terus didiskusikan.

Advertising
ads
Advertising

Wulan Dewi Saraswati, Ketua Komunitas AGHUMI Bali mengatakan, karya ini mulai dikerjakan sejak tahun 2023 saat diundang dalam forum Temu Teater Monolog di Malang bulan Agustus 2023 lalu.

Dalam forum ini, 20 seniman yang berasal dari beberapa tempat di Indonesia diundang untuk mempresentasikan riset cagar budaya dari tempat mereka masing-masing. Seniman-seniman ini terdiri dari 10 sutradara dan 10 aktor teater yang dipasang-pasangkan untuk kebutuhan workshop dan presentasi karya.

Baca Juga :   Angelo Wake Kako: Masyarakat Harus Bangga Kalau Ada Sarjana Yang Mau Jadi Petani

Wulan mengatakan, saat itu ia membawa riset tentang Pura Pencak Petali di Bali sebagai materinya. Sebelum ke Malang, ia sempat berdiskusi dengan Rio Nuwa, rekan satu tim dari Komunitas KAHE Maumere yang dipasangkan untuk mempresentasikan karya work in progress di forum itu.