ENDE, RAKYATFLORES.COM- Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Ende, Sabtu 9 Agustus 2025. Gangguan distribusi ini terjadi akibat kerusakan kapal tanker yang selama ini memasok BBM ke Fuel Terminal Ende, sehingga menimbulkan antrean di sejumlah SPBU dan kekosongan stok pada beberapa titik.
Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jatimbalinus, PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa Pertamina telah mengaktifkan pola suplai alternatif. Kapal tanker tambahan didatangkan dengan membawa 1.000 kiloliter (KL) Pertalite dan 100 KL Biosolar untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Ende hingga sepekan ke depan.
Fuel Terminal Ende juga memperpanjang jam layanan distribusi BBM ke SPBU. Selain itu, pasokan yang biasanya berasal dari Fuel Terminal Ende sementara dialihkan dari Fuel Terminal Maumere dan Fuel Terminal Reo untuk mempercepat pemenuhan stok.
Pihaknya memastikan bahwa pada Minggu pagi, 10 Agustus 2025, muatan kapal tanker BBM sudah dapat kembali disalurkan secara reguler ke seluruh SPBU di wilayah Ende.













