RAKYATFLORES.COM | MBAY-Progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Mbay/Waduk Lambo di Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berjalan.
Hal tersebut sampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan SNVTPembangunan Bendungan II BWS NT II Ditjen SDA Kementerian PUPR, Yohanes Pabi kepada rakyatflores.com, Sabtu 13 Juli 2024.
Ia mengatakan, secara kumulatif, pembangunan bendungan Mbay atau Waduk Lambo per tanggal 10 Juli 2024 telah mencapai 52,69 persen dari target rencana yang mencapai 57,86 persen.
“Artinya masih pelaksanaan proyek tersebut mengalami keterlambatan sebesar 4,9 persen dari target yang sudah direncanakan,” kata Yohanes Pabi.
Bukan tanpa alasan mega proyek tersebut mengalami keterlambatan. Alasan pertama yang menyebabkan proyek itu terlambat yakni masih ada sebagian area konstruksi yang belum dibayar atau dibebaskan.
Alasan kedua, kata Yohanes terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa minggu terakhir ini sebagai akibat dari kuota pengiriman yang dikurangi atau dibatasi.
“Karena terjadinya kelangkaan BBM membuat beberapa alat berat terpaksa tidak beroperasi,” kata Yohanes.













