Dalam sambutannya, Bupati Ende, Yosef Badeoda, menegaskan bahwa remisi di Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum introspeksi diri bagi warga binaan.
“Pada prinsipnya, pemerintah dan masyarakat senantiasa siap menerima kembali mereka yang telah menjalani hukuman, asalkan ada perubahan sikap dan kemauan untuk menjadi lebih baik,” ungkap Yosef.
Ia berharap seluruh warga binaan tetap mengikuti pembinaan yang diberikan Lapas agar nantinya dapat diterima kembali di tengah masyarakat.
Berdasarkan pantauan, penyerahan remisi berlangsung khidmat sekaligus meriah. Acara diisi dengan penampilan warga binaan, mulai dari gerak jalan, penampilan vokal grup, hingga pembacaan puisi.
Dengan pemberian remisi ini, diharapkan para narapidana dapat terus memperbaiki diri, berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat.













