Sebab, integritas menjamin pejabat bekerja dengan jujur, transparan, dan mengutamakan kepentingan rakyat.
Sedangkan, kompetensi memastikan pejabat memiliki kemampuan, wawasan, dan keterampilan dalam menjawab tantangan birokrasi modern.
“Jabatan adalah amanah, bukan warisan; integritas dan kompetensi adalah kunci, bukan loyalitas semu,” tegas Karolus.
Sejalan dengan itu, Bupati Yosef memberi sinyal bahwa kinerja pejabat akan terus dievaluasi. Pejabat yang berprestasi akan mendapat promosi, sementara yang gagal harus siap digeser.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Ende untuk meninggalkan budaya lama dan benar-benar membangun birokrasi yang profesional serta progresif.
Karolus pun menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia berpesan agar jabatan tidak dipandang sekadar status, melainkan sebagai amanah pelayanan bagi masyarakat.
“Dengan memegang teguh integritas, meningkatkan kompetensi, dan bekerja sepenuh hati, para pejabat inilah yang akan menjadi motor penggerak kemajuan Kabupaten Ende,” pungkasnya.













