Melalui bantuan 3.000 dosis semen beku tersebut, diharapkan program inseminasi buatan dapat berjalan lebih masif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan populasi sapi, ketahanan pangan, serta kesejahteraan peternak di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Semoga sinergi yang terbangun melalui program ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat peternak dan mendorong kemajuan sektor peternakan di NTT,” tutup Angelius Wake Kako.












