BAJAWA, RAKYATFLORES.COM-Ketua Fraksi Amanat-Demokrat DPRD Kabupaten Ngada, Yohanes Donbosko Ponong, menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2025 di sejumlah perangkat daerah. Menurutnya, hingga akhir September, realisasi PAD masih jauh di bawah target yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Ngada.
Hal itu disampaikan Bosko sapaan akrabnya dalam rapat kerja Komisi II DPRD Ngada bersama mitra organisasi perangkat daerah, Jumat 10 Oktober 2025 di ruang sidang Komisi II. Agenda rapat tersebut membahas evaluasi capaian PAD per 31 September 2025.
Bosko mengungkapkan, capaian PAD di beberapa instansi masih sangat rendah. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) misalnya, dari target Rp. 920 juta, baru terealisasi Rp. 66,22 juta atau 4,11persen.
Dinas Lingkungan Hidup menargetkan Rp. 787 juta, terealisasi Rp. 79,12 juta atau 10,1 persen. Sementara Dinas Perhubungan baru mencapai Rp. 61,5 juta dari target Rp. 425 juta atau 14,47 persen, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah hanya mencapai Rp. 7,28 juta dari target Rp. 199 juta atau 3,66 persen.













