Selain Karang Taruna Nibong Sikka, Indonesia juga akan diwakili oleh Komunitas Keroncong Tugu Jakarta. Kehadiran keduanya diharapkan dapat merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia yang berakar dari percampuran sejarah dan warisan kolonial.
“Ini adalah kesempatan emas untuk dunia tahu tentang kekayaan budaya Indonesia pada umumnya, dan Kabupaten Sikka pada khususnya,” tambahnya.
Menghidupkan Kembali Tarian yang Nyaris Punah
Toja Bobu adalah sendratari tradisional yang mengisahkan seorang putri raja (prinseja) yang diperebutkan melalui undian oleh 13 pemuda (serdado) dari berbagai profesi.
Tarian ini mencerminkan pengaruh budaya Portugis di Kampung Sikka sejak akhir abad ke-15 dan dulunya rutin dipentaskan setiap 26 Desember, bertepatan dengan perayaan Natal Kedua.
Tarian ini sempat nyaris hilang dari praktik budaya masyarakat setempat selama beberapa dekade. Namun, berkat kegigihan Karang Taruna Nibong Sikka, Toja Bobu berhasil dihidupkan kembali pada tahun 2022 melalui Festival Natar Sikka, yang kini menjadi agenda tahunan mereka.













