“Asarasa hadir bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi untuk bertumbuh bersama Desa Nggela. Kami ingin merangkai asa melalui kolaborasi yang erat antara yayasan, pemerintah desa, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutur Darama.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan penyambutan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Yayasan Asarasa Indonesia dan Pemerintah Desa Nggela untuk masa kerja sama tiga tahun, yang ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Nggela, Simplysius So, dan CEO Yayasan Asarasa Indonesia, Darama.
Melalui kerja sama ini, Yayasan Asarasa Indonesia berharap seluruh kolaborasi yang terjalin bersama pemerintah desa, KKN Universitas Flores, dan Komunitas Kampus Tanpa Dinding dapat menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan program pendidikan dan pemberdayaan yang inklusif, berkelanjutan, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat Desa Adat Nggela.













