Scroll untuk baca artikel
ads

International Golo Mori Jazz 2024 Ditunda, ITDC; Komitmen untuk Dukung Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

×

International Golo Mori Jazz 2024 Ditunda, ITDC; Komitmen untuk Dukung Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001082406

RAKYATFLORES.COM | JAKARTA-Acara Internasional Golo Mori Jazz 2024 yang sebelumnya direncanakan akan dijadwalkan pada 16 November 2024 harus ditunda hingga awal tahun 2025. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi force majeure akibat bencana alam yang tidak terduga di wilayah Flores, NTT, serta demi keselamatan semua pihak yang terlibat.

Troy Reza Warokka, Direktur Komersial ITDC yang menyelenggarakan kegiatan tersebut menyatakan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi di Kabupaten Flores Timur baru-baru ini telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Advertising
ads
Advertising

“Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa yang mendalam kepada para korban yang terdampak. Sebagai bentuk kepedulian, tim penyelenggara International Golo Mori Jazz 2024 berkomitmen untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan di daerah terdampak, bekerja sama dengan pihak terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, Senin 11 November 2024.

Baca Juga :   Wujudkan SDM NTT yang Kompeten, Ansy-Jane Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi

Ia mengatakan, bencana alam ini juga mempengaruhi akses transportasi ke lokasi acara. Penutupan bandara Komodo, Labuan Bajo dan pembatalan penerbangan akibat abu vulkanik telah membatasi aksesibilitas. Berdasarkan rekomendasi dari pihak yang berwenang, penundaan acara ini adalah langkah terbaik demi keselamatan bersama.

Menurutnya, keselamatan pengunjung, para musisi, tim produksi, dan semua pihak yang terlibat adalah prioritas utama kami. Dengan kondisi darurat yang masih berlangsung, keputusan ini diambil setelah berbagai pertimbangan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat.

“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan keselamatan semua pihak. Kami berkomitmen untuk mendukung upaya pemulihan di wilayah terdampak dan berharap dapat menyelenggarakan acara ini pada waktu yang lebih aman,” ujarnya.