RAKYATFLORES.COM | ENDE-Fenomena kabut heze mulai melanda wilayah Kabupaten Ende dan beberapa daerah di Pulau Flores sejak beberapa waktu yang lalu. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan warga terutama anak-anak.
Bahkan, pihak BMKG juga telah mengambil langkah mitigasi yang harus dilakukan yakni pembatasan aktivitas luar ruangan, menggunakan masker dan menggunakan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan.
Melihat kondisi tersebut, Anggota DPRD Ende, Maria Margaretha Sigasare juga menjadi salah satu orang yang ikut mengkhawatirkan kondisi anak-anak di sekolah.
Ia mempertanyakan, dengan kondisi kabut heze yang melanda Ende apakah anak-anak di sekolah nyaman belajar dengan kondisi kabut heze dan suhu udara yang meningkat?
Menurutnya, jika kegiatan belajar anak-anak disekolah tidak nyaman dan fokus belajar menjadi terganggu, maka pemerintah daerah harus secepatnya mengambil kebijakan.
“Kita khawatir jangan sampai anak-anak tidak fokus belajar dengan kondisi cuaca yang panas dan kabut seperti ini. Sama saja mereka datang ke sekolah tapi belajar tidak nyaman,” ujarnya.













