“Perahu tidak akan sampai ke seberang jika para pendayung saling bertikai,”Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.
OPINI, RAKYATFLORES.COM-Kericuhan yang terjadi antara sebagian anggota DPRD Kabupaten Ende dengan Bupati Ende Yosef Badeoda beberapa waktu terakhir patut menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat. Perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi adalah hal yang wajar dan bahkan diperlukan. Namun, ketika perbedaan tersebut berkembang menjadi konflik terbuka yang diwarnai emosi, keributan, bahkan kecenderungan adu fisik, maka yang dirugikan bukan hanya institusi pemerintahan, melainkan seluruh rakyat Kabupaten Ende.
Dalam negara demokrasi yang beradab, cara menyampaikan pendapat sama pentingnya dengan isi pendapat itu sendiri. Sopan santun, etika, dan penggunaan akal sehat harus selalu diutamakan. Masalah pemerintahan tidak pernah selesai dengan kekerasan atau adu otot, melainkan dengan pikiran yang jernih, data yang kuat, dan dialog yang bermartabat. Pemimpin dituntut lebih banyak menggunakan otak daripada fisik, karena dari merekalah rakyat belajar tentang kedewasaan dalam berdemokrasi.













