Oleh: Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA
CEO–KRQA–SQC Certification Services
ISCC Auditor & Sustainability Practitioner
OPINI, RAKYATFLORES.COM-Pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai arah kebijakan ekonomi nasional yang ingin memperkuat pengendalian negara terhadap ekspor komoditas strategis seperti kelapa sawit dan batu bara merupakan sebuah gagasan besar yang lahir dari semangat nasionalisme ekonomi. Sebagai bangsa yang kaya sumber daya alam, Indonesia tentu ingin memperoleh manfaat yang lebih besar dari hasil bumi sendiri dan tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi negara lain.
Sebagai masyarakat Indonesia, kita tentu memahami niat baik pemerintah untuk meningkatkan devisa negara, memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar dunia, mengurangi praktik transfer pricing, serta menghindari kebocoran ekonomi nasional. Secara teori, apabila negara memiliki kendali yang lebih kuat terhadap perdagangan komoditas strategis, maka Indonesia dapat memiliki bargaining power yang lebih besar di tingkat internasional.













