Oleh Rinto Namang
OPINI, RAKYATFLORES.COM-Ini soal pilihan dan keberpihakan pada sisi korban! Begitu pak Polisi jika anda bertanya soal “dasar tindakan Ketua PMKRI Cabang Ende membela rumah keluarga de Hoog” yang digusur.
Video viral yang memperlihatkan adu mulut antara Ketua PMKRI Cabang Ende dan seorang polisi membikin kita geleng-geleng. Polisi mempertanyakan landasan etis tindakan PMKRI membela keluarga de Hoog yang rumahnya (telah) digusur. Kita tidak perlu heran dengan pertanyaan aneh seperti itu.
Membela orang kecil yang rumahnya digusur itu tidak perlu tanya “apa agamamu” atau mencari dasar ini dan itu sebagai justifikasi. Membantu orang itu baik, ya, karena memang perbuatan itu baik. Apalagi kalau yang ditolong itu orang kecil yang paling membutuhkan.
Jadi, pertanyaan pak Polisi apa dasarmu menolong keluarga de Hoog itu, selain tidak relevan, tidak penting, dan memperlihatkan arogansi yang tidak humanis.
Tapi jika pak Polisi ngotot ingin tahu dasar-dasar perjuangannya, silakan baca saja visi-misi PMKRI. Dari situ, jika bapak sedikit rajin membaca, maka bapak bisa temukan akarnya pada Ajaran Sosial Gereja/Teologi Pembebasan yang menjadi akar teologis dari gerakan dan kaderisasi organisasi ini.











