ENDE, RAKYATFLORES.COM-Kasus penikaman yang merenggut nyawa seorang pemuda kembali mengguncang Kota Ende. Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa malam, 4 November 2025, sekitar pukul 23.30 Wita di Jalan Wirajaya, Kota Ende. Korban berinisial FN (25) ditemukan bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Ende.
Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangan kepada RakyatFlores.com, memaparkan kronologi lengkap kejadian serta langkah cepat aparat dalam mengungkap kasus tersebut.
Menurut Kapolres, insiden bermula ketika dua saksi, FT (20) dan KM (22), sedang makan di sebuah warung depan Kampus Akademi Keperawatan (Akper) Ende. Seusai makan, keduanya pulang berboncengan menuju kos korban di Jalan Marilonga.
Namun, ketika melintas di depan SD Inpres Onekore 1, keduanya dihadang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan langsung dipukul. Sempat meminta maaf, kedua saksi kemudian melanjutkan perjalanan menuju kos korban.
Setibanya di sana, mereka menceritakan insiden pemukulan itu kepada korban FN. Mendengar cerita tersebut, korban berinisiatif mengajak kedua saksi kembali ke lokasi untuk memastikan siapa pelakunya. Mereka berjalan kaki menuju SD Inpres Onekore 1.













