Scroll untuk baca artikel
ads

Dipo Nusantara Dorong Pertamina Reformasi Tata Kelola Untuk Kembalikan Kepercayan Publik

×

Dipo Nusantara Dorong Pertamina Reformasi Tata Kelola Untuk Kembalikan Kepercayan Publik

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001309283
Anggota Komisi XII DPR RI, N. M. Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn. (Foto: Tommy M. Nulangi).

RAKYATFLORES.COM | JAKARTA-PT Pertamina Patra Niaga kini tengah menjadi sorotan dan perbincangan hangat publik setelah Direktur Utama Riva Siahaan, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Maya Kusmaya dan Vice President (VP) Trading Operation Edward Corne ditetapkan tersangkah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina yang diperkirakan merugikan negara mencapai Rp193,7 triliun.

Anggota Komisi XII DPR RI, N. M. Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn meminta PT Pertamina segera mengambil langkah dan upaya konkret untuk mengembalikan kepercayaan publik, terutama terkait dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dengan Pertalite. Meskipun, belakangan ini PT Pertamina telah membantah isu atau dugaan pengoplosan tersebut.

Advertising
ads
Advertising

“Kasus Dirut Pertamina Patra Niaga ini tentu berpengaruh terhadap reputasi dan public trust (kepercayaan publik) terhadap pertamina juga ikut tergerus, apalagi ada dugaan oplosan Pertamax,” ujar Dipo dalam keterangan persnya, Sabtu 1 Maret 2025.

Baca Juga :   Dipo Nusantara Desak Pihak Berwewenang Investigasi Menyeluruh Kasus Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Dipo menegaskan, PT Pertamina harus bisa melakukan audit secara berkala dan menyeluruh terhadap pengadaan BBM yang siap dijual ke masyarakat. Langkah ini menurutnya sangat penting untuk memastikan kualitas BBM yang sampai ke masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sekaligus dapat mendeteksi berbagai potensi penyimpangan, seperti campuran bahan yang tidak sesuai standar atau praktik curang lainnya.

“Mengapa harus audit? Karena penting, biar kita bisa tahu jenis BBM yang beredar di masyarakat itu sudah sesuai dengan spesifikasinya masing-masing dan tidak ada dugaan oplosan yah,” tegas Dipo.

Lebih lanjut, politisi PKB itu menjelaskan, proses audit merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sistem pengawasan. Sebab, lemahnya pengawasan salama ini membuka celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyusup dan merusak sistem bisnis PT Pertamina sehingga berakibat pada kerugian negara.