Scroll untuk baca artikel
ads

Gawi Sia Bukan Sekadar Tarian, Tapi Simbol Persatuan dan Daya Tarik Wisata

×

Gawi Sia Bukan Sekadar Tarian, Tapi Simbol Persatuan dan Daya Tarik Wisata

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250720 183935
Tokoh senior Ende di Jakarta, Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA foto bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena usai pelaksanaan Festival Gawi Sia di TMII, Jakarta.

Apa makna yang Anda lihat di balik pelaksanaan Gawi Sia ini?

Festival ini adalah sarana penting untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Lio-Ende kepada masyarakat luas. Tapi lebih dari itu, Gawi Sia menjadi momen strategis untuk memperkuat persatuan, terutama di antara masyarakat Ende yang tinggal di perantauan, serta dengan saudara-saudara dari daerah lain di NTT. Ini cara kita menjaga koneksi lintas generasi, sekaligus mempererat silaturahmi sebagai sesama anak Nusa Tenggara Timur.

Advertising
ads
Advertising

Festival ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Bagaimana Anda melihat kehadiran beliau?

Itu hal yang sangat penting dan membanggakan. Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena bukan hanya hadir sebagai pejabat, tapi juga sebagai bagian dari komunitas Wuamesu. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal. Ini menunjukkan bahwa warisan budaya seperti Gawi tidak hanya dirawat oleh masyarakat, tapi juga oleh negara. Kita patut mengapresiasi itu.

Baca Juga :   Banjir di Mauponggo, Dipo Nusantara Sampaikan Duka dan Kepedulian

Bisa Anda ceritakan rangkaian kegiatan selama festival berlangsung?