Oleh Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA
Tokoh NTT di Jakarta Asal Ende-Flores
OPINI, RAKYATFLORES.COM-Tulisan Dr. Andi Yuslim Patawari berjudul “Negara Lagi Lupa Bahwa Perut Nggak Bisa Dibohongi” menurut saya menyentuh inti persoalan bangsa. Negara tidak boleh hanya memberi janji dan pidato. Yang dibutuhkan rakyat adalah kepastian hidup layak: harga bahan pokok terjangkau, lapangan kerja nyata, dan kesempatan hidup yang adil.
Jika kita menoleh ke Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores, Lembata, dan Alor, apa yang beliau sampaikan terasa sangat nyata. Harga beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lain sering lebih mahal dibanding daerah lain di Indonesia. Sementara itu, lapangan kerja masih sempit. Banyak anak muda terpaksa merantau ke luar daerah bahkan ke luar negeri karena sulit mencari penghidupan di kampung sendiri.
UMKM yang semestinya menjadi penopang ekonomi rakyat kecil juga masih jalan di tempat. Hambatannya jelas: akses modal, teknologi, dan pasar yang terbatas. Padahal, potensi lokal di Flores, Lembata, dan Alor sangat besar-mulai dari pertanian, perikanan, hingga pariwisata. Jika diberdayakan sungguh-sungguh, semua itu bisa menjadi penggerak ekonomi daerah. Sayangnya, kebijakan pemerintah lebih sering menguntungkan investor besar, sementara rakyat kecil dibiarkan bertarung sendirian.











