Pesan untuk Kita:
1. Yesus Berkuasa atas Segala Situasi: Badai kehidupan, berupa: masalah, ketakutan, ketidakpastian, tidak pernah di luar kendali-Nya. Apa yang tampak mustahil bagi kita, tetapi bagi-Nya hanyalah sebuah perkataan: Diam! Tenanglah!
2. Iman vs Ketakutan: Yesus menegur murid-murid-Nya. Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?. Kita sering seperti mereka: fokus pada badai, bukan pada Dia yang ada di kapal bersama kita.
3. Tidurnya Yesus adalah Ujian Iman: Tuhan mungkin “seolah olah tidur atau diam” di tengah pergumulan kita, tetapi Ia tidak pernah absen alias selalu hadir. Ini adalah undangan untuk berseru kepada-Nya dan percaya bahwa Ia bertindak pada waktu-Nya.
Maka, mari kita belajar untuk beristirahat dalam iman, seperti Yesus yang tenang di tengah kekacauan. Karena badai tidak lebih besar dari Pribadi yang ada bersama kita di perahu.
Refleksi:
Badai hidup pasti selalu datang, tetapi Yesus adalah Raja yang berkuasa atasnya. Mari belajar berseru kepada-Nya dan menaruh iman dalam kuasa-Nya. Seperti kata Mazmur 107:29: Dia mendiamkan badai menjadi tenang, dan gelombang-gelombang pun reda. Amin













